PROFIL YAYASAN EKO NUGROHO

Yayasan Eko Nugroho berdiri pada 10 November 2014. Yayasan ini didirikan dengan tujuan untuk mewadahi seluruh aktivitas berbasis seni rupa yang dilakukan oleh Eko Nugroho yang telah berlangsung sejak tahun 2007.  Pada awalnya seluruh aktivitas ini dijalankan karena intuisi Eko Nugroho sebagai seniman untuk terus menerus melakukan eksplorasi karya. Namun seiring perjalanannya aktivitas ini terus berkembang dan tidak hanya berfokus pada eksplorasi karya Eko Nugroho namun juga bagaimana karya-karya Eko Nugroho dapat dikembangkan pada ranah yang lebih luas sehingga memberi manfaat pada yang lain.

Dalam kerangka kerja yang lebih luas tersebut, maka kehadiran organisasi dalam bentuk yayasan ini diperlukan sebagai wadah yang akan menggerakkan seluruh elemen-elemen aktivitas untuk lebih terstruktur dan membuka peluang bagi pihak lain untuk terlibat dan mendukung aktivitas non profit Yayasan.  Dan nantinya diharapkan bahwa tujuan Yayasan Eko Nugroho sebagai wadah kreativitas para seniman dan  khususnya seni rupa semakin dapat diakses oleh publik luas.

Berikut adalah aktivitas yang bersifat kreatif non profit yang telah berlangsung selama ini adalah:

  1. Studio kreatif Eko Nugroho; telah berlangsung sejak tahun 2007. Di studio ini, Eko Nugroho melakukan berbagai eksplorasi karya seperti: lukisan, patung, drawing, bordir, dan animasi, serta kemungkinan-kemungkinan bentuk baru dari disiplin seni rupa. Dalam prosesnya Eko Nugroho melibatkan banyak artisan dan juga seniman rupa yang lain baik sebagai kolaborator ataupun teman berbagi ide. Hasil dari proses kreatif ini adalah karya-karya Eko Nugroho yang diakses publik dan sebagian hasil dari karya tersebut diperuntukkan sebagai aktivitas kreatif non profit termasuk di dalamya kegiatan studio ini. Info detil Eko Nugroho, klik: ekonugroho.or.id

 

  1. Galeri Versus Project dan Studio Transit; adalah 2 galeri mini yang disediakan bagi para seniman yang ingin menggelar pameran atau aktivitas lainnya. Galeri ini telah berjalan selama 6 tahun. Kedua galeri ini mempunyai karakter dan tujuan yang berbeda. 

Galeri Versus Project adalah galeri yang dikhususkan untuk para seniman rupa muda yang masih merintis jalan sebagai seniman untuk menggelar pameran selama 1 bulan yang secara langsung dikurasi oleh Eko Nugroho. Galeri Versus Project lebih menekankan pada ruang eksperimen bagi perupa, karya-karya yang dihadirkan adalah karya-karya yang punya nilai kekinian, eksperimentatif, meski tidak menutup diri pada medium-medium konvensional seperti lukisan, patung, kertas. Pameran yang digelar dapat terwujud dari proposal seniman yang disampaikan ke pihak manajemen galeri atau Eko Nugroho memilih seniman untuk diminta menggelar pameran di galeri ini.  Aktivitas pada galeri ini bersifat rutin dan terprogram selama 1 tahun. 

Sedangkan Studio Transit adalah ruang yang diperuntukkan bagi siapapun dan tidak terbatas pada seniman rupa. Aktivitas pada studio ini bersifat insidental, jangka pendek (kurang dari 1 bulan) dan tidak harus melalui kurasi Eko Nugroho.  Di studio ini dapat berlangsung berbagai aktivitas seperti: talkshow, diskusi, video screening, performance art, pameran pendek, workshop, dan lain-lain. Jadi sangat terbuka ruang bagi siapapun terutama para seniman luar kota/negeri yang hanya melakukan reseidensi pendek di Yogyakarta untuk menggelar pamerannya di ruang ini.  Info detil, klik FB: DGTMB Versus Project.

  1. Pertunjukan Wayang Bocor; adalah salah satu ide kreatif Eko Nugroho untuk mengenal disiplin seni yang lain yaitu seni pertunjukan dengan menghadirkan karya seni rupa di panggung pertunjukan dan bekolaborasi dengan para seniman seni pertunjukan untuk mewujudkannya. Pertunjukan ini telah digelar sejak tahun 2008 di mana Eko Nugroho terinspirasi dari pertunjukan wayang kulit tradisional. Dalam pertunjukan ini figur/karakter tokoh diciptakan dari sensitifitas imajinasi Eko Nugroho dalam karyanya yang berbentuk lukisan, patung, drawing, bordir, dan animasi. Pertunjukan ini selalu menyampaikan pesan kepada publik mengenai isu-isu kontekstual yang sedang berlangsung dengan cara yang sederhana dan menghibur. Info lebih detil, klik: wayangbocor.com

Selama ini seluruh aktivitas kreatif non profit tersebut di atas, sepenuhnya didanai oleh dana pribadi Eko Nugroho. Di mana pada masing-masingnya dibutuhkan tim manajemen untuk menjalankan aktivitas hariannya sehingga seluruh tujuan dari masing-masing aktivitas tersebut dapat terwujud.

Bertolak dari sistem pendanaan tersebut dan tujuan jangka panjang Yayasan di mana seluruh aktivitas tersebut diharapkan dapat terus berjalan maka Eko Nugroho menciptakan dan mewujudkan ide kreatif yang bersifat profit. Hasil dari  dari ide kreatif ini diharapkan akan dapat memfasilitasi sebagian dan akhirnya keseluruhan dari  proses kreatif non profit yaitu:

  1. DGTMB Shop; ide awal bukan difokuskan pada kerja kreatif yang bersifat profit, tapi masih merupakan kerja kreatif non profit Eko Nugroho yang pertama kali dikenalkan pada publik sebagai komik alternatif dan bersifat independent pada tahun 2000. Dalam prosesnya, siapapun dapat ikut terlibat memberikan kontribusinya dan berpartispasi dalam komik ini. Dalam perkembangannya,  pada tahun 2004 Eko Nugroho mencoba mengeksplorasi karya-karya dalam DGTMB menjadi merchandise dalam bentuk T-shirt. Respon positif publik memberikannya dorongan untuk mengembangkan DGTMB ini menjadi salah satu unit kerja yang fokus pada pembuatan merchandise karya-karya Eko Nugroho yang terwujud dalam berbagai bentuk seperti: t-shirt, jaket, jam dinding, bantal, dan lain-lain sejak tahun 2008. Dan saat ini diputuskan untuk DGTMB shop menjadi salah satu unit bisnis yang harus mampu menghidupi dirinya sendiri dan nantinya akan mampu mendukung aktivitas kreatif non profit Yayasan Eko Nugroho. Info detil klik: dagingtumbuhshop.com, http://dgtmb.blogspot.com

 

  1. Eko Nugroho Art Class; salah satu ide kreatif Eko Nugroho yang muncul atas konsernnya terhadap perkembangan anak di era digital ini dan pola pendidikan anak yang terus menerus difokuskan pelajaran-pelajaran formal dan kemampuan anak mencapai prestasi yang setinggi-tingginya. Art Class ini dihadirkan sebagai wadah pengembanganpribadi anak untuk menjadi kreatif, imajinatif, dan ekspresif sesuai dengan potensinya melalui seni rupa. Art class ini merupakan unit bisnis kedua dari Yayasan Eko Nugroho yang secara resmi hadir untuk publik pada Januari 2015. Info detil klik: ekonugrohoartclass.com

 

Sesuai dengan tujuan Yayasan Eko Nugroho untuk memfasilitasi dan memberikan ruang bagi para seniman muda/baru, berpengalaman/tidak berpengalaman untuk berkembang dan dapat dikenal oleh publik, maka kami membuka peluang bagi siapapun untuk berpartisipasi dan berdonasi melalui:

Nama Bank         : CIMB Niaga

Cabang                 : Jend Sudirman

Nama Akun        : Yayasan Eko Nugroho

No. Akun             : 081.01.85314.12.9

 

Saat ini tim kerja yang terlibat untuk menjalankan seluruh aktivitas Yayasan adalah 30 orang yang terdiri dari tim manajemen, pelaksana teknis, dan artisan.

 

Tim Manajemen

Yayasan Eko Nugroho

d/a. Plurugan Rt. 11/Rw. 10, Kelurahan Tirtonirmolo

Kecamatan Kasihan, Bantul Yogyakarta 55181

Telp. 0274-4398209

Email: studio.ekonugroho@gmail.com

Share this: